Delapan tahun silam

Jakarta hari itu

 

Lalu berkata sebuah kenangan
hari-hariku t’lah lewat
seperti indah pagi yang pergi
seperti kata terucap
terlupakan
selamat tinggal
semua jejak bercak beserak
pada dinding
pada harum dingin udara
(aku tidak bisa tanpamu)
hanya lirih pada iris hati
tersayat
dalam
saat tajam tekad
membawa diri jauh tinggalkan

pada sebuah waktu
kenangan terkubur
tanpa tanda terukur

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s